Rabu, 31 Juli 2013

Beranda » » Puasa, Emil Salim Teringat Benih Cabai Pak Harto

Puasa, Emil Salim Teringat Benih Cabai Pak Harto

TEMPO.CO, Jakarta - Selalu terngiang di benak Emil Salim, 83 tahun, ingatan soal benih cabai saat Ramadan tiba. Dulu, saat menjabat menteri, Emil dan para koleganya mendapat benih cabai merah besar dari Presiden Soeharto yang ditanam dalam kaleng susu.Benih cabai yang diberikan tiga bulan sebelum lebaran itu adalah simbol perintah pimpinan kepada anak buah.

"Kalau cabai di kaleng itu mulai menguning, saya harus menyiapkan infrastruktur transportasi," kata Emil, Menteri Perhubungan Republik Indonesia ke-19, dua pekan lalu kepada Tempo.

Cabai itu, bagi Emil, seperti jelmaan Soeharto, karena ia menaruhnya di meja ruang kerjanya. Saban hari, dia selalu memperhatikan cabai sambil deg-degan. Ia khawatir, tahu-tahu cabai itu sudah merah dan dia belum mempersiapkan apa pun memasuki Lebaran. "Itulah Soeharto, penuh simbol. Tampak halus, tapi tegas," katanya.

Menurut tokoh yang kini menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden tersebut, saat mendapat benih cabai itu, semua menteri sudah "ngeh" bahwa itu bukan dalam rangka budi daya. Melainkan ritual Soeharto menjelang Ramadan. "Cabai itu semacam warning-lah," katanya.

HERU TRIYONO

Source : http://www.tempo.co/read/news/2013/07/30/219501101/Puasa-Emil-Salim-Teringat-Benih-Cabai-Pak-Harto